Insiden Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, dua Orang Diamankan Polisi

Insiden Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, dua Orang Diamankan Polisi
Insiden Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, dua Orang Diamankan Polisi
banner 468x60

Juragan-muda.com Insiden Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, dua Orang Diamankan Polisi. Pada artikel kali ini, kami akan menyampaikan informasi mengenai Insiden Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi memastikan sebuah peristiwa ledakan yang terjadi di asrama Polri Arumbara. Jalan Larasati Nomor AA 12, Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo tidak ada unsur mengenai teror.

Kapolda Jateng mengungkapkan, bahwa berdasarkan hasil olah TKP yang di lakukan oleh Jibom ditemukan adanya sebuah bubuk hitam.

Saat di teliti ternyata bubuk hitam tersebut diduga merupakan bahan pembuat petasan.

Baca Juga :Berita Terkait 5 Masalah Karena Dampak Kenaikan Bbm 2022

Dari penelusuran yang di lakukan bahan petasan ini sudah di pesan secara online melalui seorang yang berinisial A pada CV Mandiri yang ada di Indramayu. Paket tersebut bertuliskan dengan kata Black Powder atau sumbu kembang api.

“Saat ini sudah kita amankan di Polres Indramayu pria berinisial S. Penerimanya adalah saudara A di wilayah Klaten dan juga sudah amankan di Polresta Surakarta,” ucap Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi, Minggu (25/9/2022) malam.

Ia juga menambahkan bahwa barang itu ada ditangan Bripka Dirgantara Pradipta di karenakan pada saat tahun 2021 yang bersangkutan sedang melakukan operasi penggeledahan kendaraan yang melintas di daerah perbatasan dengan Kabupaten Karanganyar yaitu dareah Jurug.

Saat melakukan operasi, Bripka Dirgantara Pradipta menangkan seorang kurir barang yang membawa bahan pembuat petasan tersebut.

Baca Juga :Yamaha Grande 125 Hybrit Mewah dan Canggih

Akan tetapi barang bukti itu bukannya di bawa ke kantor, malah sebaliknya barang bukti tersebut di bawa yang bersangkutan ke rumahnya yang ada di daerah Grogol

“Saya pastikan bahwa ledakan di wilayah kita daerah Sukoharjo tidak ada unsur teror. Hanya kelalaian anggota yang menyebabkan bahan itu meledak,” pungkasnya.

Namun karena ada korban yang masih dalam perawatan karena luka akibat ledakan, pihaknya masih belum bisa meminta sebuah keterangan anggotannya itu.

“Anggota masih dalam kondisi sakit di rumah sakit nanti kalau sudah sadar kita periksa,” tegasnya.

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *